Masjid Tempat Kembali
09 Desember 2025
Oleh: Takmir Masjid

Masjid Tempat Kembali

Sebagai negara Islam terbesar di dunia, salah satu simbol keberadaannya adalah keberadaan masjid yang tersebar di berbagai penjuru. Oleh karena itu, kita tidak akan kesulitan saat mencarinya, karena hampir setiap desa atau kawasan pasti memiliki masjid.


Saya memiliki sejumlah pengalaman dan kenangan yang mendalam terkait masjid ini, dan secara pribadi, saya mungkin termasuk orang yang beruntung dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan masjid. Rumah orang tua saya kebetulan terletak di samping masjid, bahkan bisa dibilang masjid itu berada di serambi rumah orang tua.


Masjid ini, selain berfungsi sebagai tempat ibadah dan dakwah, bagi saya adalah tempat kembali, di mana ketika kita membutuhkan tempat untuk mengistirahatkan jiwa yang letih, masjid menjadi tempat terbaik dan paling nyaman.


Mungkin karena terbiasa berada di lingkungan masjid, ketika suatu hari saya tinggal di daerah yang minim masjid, kerinduan itu muncul dan bergejolak dalam hati, seraya berkata, "Masjid, tempat kembali, kini tiada lagi."Hal ini saya alami ketika berada di Denpasar, Bali. Juga saat di Selangor, Malaysia, di mana masjid sulit dijumpai dan jaraknya terlalu jauh dari tempat tinggal. Mungkin jarangnya bangunan masjid di Bali disebabkan oleh status Islam sebagai minoritas, dan di Malaysia sendiri, ternyata pendirian masjid diatur dengan ketat oleh pemerintahan.


Masjid, tempat kembali, begitulah yang saya rasakan. Apabila kita lelah karena bekerja, atau lelah menghadapi suatu masalah yang belum menemukan jalan keluar, masjid selalu menjadi pelipur lara.

Semoga setiap masjid senantiasa menjadi tempat kembali bagi setiap umat.


ditulis oleh kang Hasan

Bagikan Artikel Ini: